Hobiku

HOBI….. sepertinya tak asing lagi atau masih ada yang bertanya, apa sih sebenarnya hobi itu ? berbentuk bulat, lonjong, sejenis makanan ringan atau ?? wah bahaya but oke deh sy intipkan di KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dan pengertian hobi adalah kegemaran, atau kesenangan istimewa pada waktu senggang.

little story of my hobbies

ketika ada teman yang bertanya

“Ti apa hobimu ?” spontan ku menjawab “Traveling and reading”,

entah mengapa sy selalu menjawab dengan bahasa asing itu, kalau sy ingat-ingat kayaknya gak pernah tu menjawab pertannyaan hobi dengan bahasa Indonesia,  ya itulah yang ku anggap hobiku, jalan-jalan dan membaca

entah mengapa setelah kata aneh itu keluar dari mulutku, aku jadi malu dan mikir, benerkah itu hobiku ?

membaca mungkin iya, karena di setiap waktu senggang apabila ada buku yang terlihat oleh mata langsung ku seka nah tapi kalau jalan-jalan ? hemm ini yang jadi persoalan sampai-sampai ada teman bilang, “kamu itu punya hobi jalan-jalan tapi tidak pernah jalan-jalan (agak jauh misal keluar kota)

langsung ku jawab “ya mungkin belum saatnya tapi akan ada saatnya” tak lupa ku Amiinnin sendiri

ya yakin bahwa semua ada waktunya.

disaat tersesat dalam rehat

berpuisi dulu ahh :)

Selasa, 26 februari 2013

wahai kawan-kawanku

puaskah dirimu

puaskah membuatku tersesat

tersesat dalam tulisan-tulisan penuh manfaat

tersesat dalam mimpi-mimpi yang entah kapan akan terbukti

tersesat dalam motivasi-motivasi pembangkit diri

tersesat dalam lautan aksi-aksi tanpa henti

ya Robbi

ampunilah kawan-kawanku

ampuni ia yang telah membuatku sibuk memperbaiki diri

ampuni ia yang membuatku takut akan dosa diri

ampuni ia yang membuatku merasa rugi bila tak berbagi

ampuni ia yang selalu membuatku gerah bila tak berkarnya

ampuni ia yang membuatku takut mengambil langkah nyerah

ampuni ia yang membuatku yakin untuk melangkah mencari ridhomu Aamiin

Amanah baru

Dewasa itu pilihan, tapi menjadi tua itu pasti,
Segala yang ada pada diri kita adalah amanah, karena dengan amanah kita menjadi dewasa
Tetapi tidak semua orang siap menerima amanah, sehingga tidak semua orang pula menjadi dewasa
Berhati-hati dengan amanah itu, karena semua amanah akan dipertanggungjawabkan…
Bismillah semoga Alloh berkenan, menguatkan sehingga mampu mengemban semua amanah ini Aamiin

ya kemarin sabtu, 9 maret 2013 resmi tambahan amanah itu di sematkan di pundakku.

dilantik di gedung aula teknik UNTAD oleh Dr. Muhammad Khairil, M.Si (selaku pembina) mengganti PR 3 yang berhalangan, semua calon pengurus yang nantinya akan menjadi pengurus resmi mengucapkan janji, janji yang harus dipatuhi selama kepengurusan.

“Bendum” singkatan yang sering di gunakan untuk mengganti kata “bendahara umum”, ya itulah amanah baruku, bendum LDK UPIM UNTAD (Lembaga Dakwah Kampus Unit Pengkajian Islam Mahasiswa Universitas Tadulako).

jelas setahun kepengurusan nantinya tak semudah membalikkan telapak tangan, dalam pengurusan ini mungkin akan banyak kejadian di luar dugaan, ada banyak tantangan maupun hambatan selain pelajaran, persaudaraan, pengalaman yang insyaAlloh ku dapatkan nantinya.

ya hidup memang pilihan mau menjadi biasa atau luar bisa, tak terkecuali menjadi “dewasa”, ini pilihanku kali ini, dengan amanah ini berharap dapat mendewasakan diri. *_*

 

Akibat Lingkungan

Senin, 11 februari 2013

Ini dari buku yang sy pernah baca lo. Lingkungan itu sangat mempengaruhi pertumbuhan hidup seseorang. Tak beda halnya dengan sy yang merasa telah di panggil oleh suara kebenaran akan dan terus akan mencari di mana itu jalan kebenaran, sy akan mencari di mana lingkungan yang akan mendidik menjadi pribadi yang lebih baik. Lagi-lagi karna virus baca buku  jadi tau deh bahwa orang yang sama dengan hari kemarin itu rugi. Nah lo jadi sy tidak mau rugi, siapa jugakan yang mau rugi, makanya sy terus berusaha agar tak rugi. Jadilah sy bagai burung yang terbang kesana kemari mencari sarang yang cocok untuk mengeram. Tapi proses terbang tak selamanya nyaman. Banyak yang merintang dari angin yang kencang, ranting pohon yang menjulang siap menghadang, sampai gelapnya malam.. tak jarang yang sy dapatkan bukannya kebenaran melainkan kesesatan. Biasa mata manusia kadang buta. Orang tua bingung, keluarga pusing. Sampai sy di cap sebagai anak bandel. Kuliah yang harusnya empat atau tiga tahun setengah bisa rampung eehh malah molor sampai sekarang (gak tau dah 4 tahun berapa bulan 🙂 ) Haiii… heemm tapi ibarat kata raja bicara tapi putri tetap berlalu. Ya orang suda di bilang bandel ya udah di terusin aja, hehe asal masih positif lo ya ;). Asik berkelana mencoba semua yang sy suka, ikut organisasi di mana-mana dari Ldk sampai rebana. Tapi karna masih proses sy sering kurang amanah hehe. Tapi yakin dah semua ada hikmahnya, gak percaya ? percaya aja deh !!! sy yang ngerasain hehe. Ini sedikit buktinya

Dulu sy nampak lucu dengan rambut pendekku, berlanjut jilbab yang terlilit-lilit di bawah dagu, tak lama jilbab sampai di bahu dan alhamdulillah sekarang suda sampai pinggang. sholat yang dulunya jarang-jarang sekarang jadi keranjingan. Dulu yang sering galau sekarang sudah berkurang. Itu karna lingkungan uhkuwah LDK Upim yang sangat ku cinta.

Again ..?

Meskipun sudah mengenal dan belajar bahasa inggris dari SD boro-boro pintar, ada orang ngomong sayanya melongo semua itu perlu komunitas bro, beneran deh sy yang kecipratan semangat sahabat untuk menuntut ilmu ke luar negeri jadi semangat banget belajar bahasa Inggris. Ikut English club di taman kota setiap sabtu sore, JCC di Jln Juanda senin malam, ikutan les TOEFL gratis yang di adakan pusat bahasa setiap setahun sekali dan ini nih yang ekstrim, menerima tawaran ngajar bahasa inggris meskipun di SD tapi sumpah deh cukup buat brabe. Gmana tidak, demi menutupin ketidak tauan terpaksa sy ikut kursus. Jadi gaji ngajar di setorin di tempat kursus hehe lucu juga sy rasa. Di sekolah jam mengajar yang di amanahkan banyak, sementara mata kuliah masih ada jadilah cuma beberapa bulan saja bisa bertahan karna keteteran. Tapi hasilnya motivasi, ilmu yang pasti, kesempatan, banyak teman yang pintar bahasa Inggris dan jadi agak kurang melongonya kalau ada orang bicara pakai bahasa tersebut. Ohya dan sy sedikit bangga karna bisa berbicara langsung lo sama profesor dari New Castel, orangnya mengerti apa yang sy katakan  heem 🙂

Lagi…??

Karna setiap minggu sore ikutan ngumpul kadang di SDIT, Taman Kota, Talise dan akhir-akhir ini di Rumah Cahaya sama para dewa, ya para dewa kenapa dewa ? karna menulis itu kerjanya para dewa katanya buku yang pernah saya baca. karna hanya dewa yang bisa mengimajinasikan hal yang belum terjadi, tidak ada, masa lalu menjadi kisah yang seru (itu hanya pengibaratan). Dan perkumpulan itu sangat menyiksaku, membuat hati sesak, pikiran ‘rusak’, makan jadi tak enak, tidur tak nyenyak (hehe lebay ya 🙂 ) aku tu tak nak nulis. Jangankan merangkai kata nulis diary cerpen atau puisi, nulis pelajaran yang di terangkan guru yang jelas kata-katanya suda tersusun rapi di papan saja malesnya minta ampun, tapi bedanya sy paling rajin nulis untuk perahu, tau kan hehe =D ya biar gak tenggelam gitu, ah itu mah dulu masalah di laut, sekarang di darat gak usah di bawa-bawa ya. Dan sekarang sudah tidak zamannya kan. Dan kalau masih ada yang begitu ingat promosi Apa Kata Dunia so jangan ya !!. J Heemm bayangin deh kalau lihat buku pelajaran sy tu pasti pengenya ngerobek-robek dan ngebuang tu buku, tulisan dokter ma kalah, pokoknya parah. Eh bisa-bisanya di paksa untuk buat tulisan sampe berlembar-lembar. Adoh ampun deh sampe sekarang tugas itu belum tertunaikan sy selalu saja cari alasan. Tapi sekali lagi janji Allah terbukti bahwa tidak ada yang sia-sia. Ya setidaknya meskipun belum punya karya tulisan ini sy harap bisa jadi sedikit buktinya. Bahwa sy sudah bisa sedikit merangkai kata menjadi berkalimat-kalimat yang anda baca sekarang

wahid

Bismillah

Paksa, mungkin kata ini yang cocok untuk saat ini

ya paksa untuk membuka mata,

paksa untuk bersila,

paksa untuk memainkan jari-jari ini tuk rela menari di atas keyboard.

Sy harus BISA. BISA dan BISA !!.

Sepertinya selama ini hanya bibirku yang berkata bahwa apabila sy berpikir bisa maka sy akan bisa dan apabila sy berpikir tidak bisa maka sy tidak bisa,

Kenapa sy mengatakan demikian, Ya.. karna hanya bibirku saja, otak dan tanganku belum bergerak. Nyatanya begitu sulit sy mengalahkan untuk bisa menuangkan apa yang ada dipikiran untuk menjadi tulisan. Sudah banyak motivasi menulis yang sy dapatkan tapi kenapa begitu dihadapkan pada realita untuk mengumpulkan tulisan sy harus selalu absen, ngeles sibuk inilah, itulahlah, karena inilah, itulah, tidak ada ini dan itulah. Selalu mencari alasan untuk tidak menulis. Sy sendiri terkadang bingung, ada apa dengan diri ini ?, knapa demikian ? apakah sy tidak berbakat untuk menjadi penulis ? apakah sy terlalu bodoh ?

Ahh.. lagi-lagi sy harus bersembunyi pada alasan klasik bakat dan tidak bisa, bilang aja kalau tidak mau. Gitu aja kok repot, iyakan 🙂. kan sy suda tau bahwa menulis itu hanya lima persen saja bakat, selebihnya sembilan puluh lima persenya adalah kemauan.

Kenapa sy harus berkilah dengan alasan tidak ada bakat, tidak bisa atau bodoh dll. Dalam kenyataannya masih banyak orang yang lebih sibuk dan banyak kekurangan yang BISA.

Kalau sy masih berpikir seperti itu dan tidak juga mau bergerak mungkin akan jadi betul bahwa sy adalah orang terbodoh. Betul begitu ?

Heemm so sy gak mau jadi orang bodoh makanya sy buat tulisan ini  🙂

Kata sahabatku menulis itu adalah kebiasaan.

So ini adalah langkah awal membiasakan diri tuk menulis.

*spirit of writing ^_*